Pages

Friday, 6 June 2014

Maha Penyayang..

Assalaamu'alaykum..

"Don't allow our Emotions to be ruled by the Ups & Downs that can vary from week to week.

Fahamilah semua hambaNya diuji, itu tandanya Dia merindui. Dia juga selalu di sisi, tidak sesekali meninggalkan kita seorang diri, selagi kita menCari, melalui Ibadah & pengabdian diri"

Monday, 2 June 2014

Zuriat..

Assalaamu'alaykum semua..

" Dalam kesibukan musim cuti sekolah, Bimbinglah anak2 lebih mengenali & mengejar Redha Allah. Sambil beriadah, sambil beribadah. Moga ditariknya kita ke Jannah.

The right Guidance should start early, long before puberty. Our children may b the ones 'pulling' us all to His eternal Paradise.."

Sunday, 1 June 2014

Ego ..

Assalamualaikum...

Jamahan hati pagi Isnin.

" Bila hilangnya sifat Malu, EGO lah penggantinya. Keyakinan diri biarlah kena pada tempatnya. Jangan nanti bahana memakan diri tanpa disedari.

There's a fine line between being strong & confident, and plain EGO. As we keep on seeing the bad in others & get defensive each time we get advises, be prepared for massive Failure & major life crisis in days to come, Na'uzubillaah.."

Cinta.

Ibnu Qayyim rahimahullâh dalam kitab ad-Dâ' wa ad-Dawâ'....

“Cinta membangkitkan jiwa dan menata perilaku. Mengungkapkannya adalah suatu kewajaran dan memendamnya menjadi beban.” Lalu, beliau berkata:

“Mereka berucap: ‘Kita tidak memungkiri kerosakan cinta jika terpalit di sana perbuatan tercela kepada sesama makhluk. Yang kita dambakan adalah cinta suci dari seorang laki-laki idaman yang selalu komitmen kepada
agama, kehormatan, dan akhlak. Jangan sempat cinta itu menjadi jurang pemisah antara menusia dengan Khaliq-nya dan penyebab antara pencinta dengan yang dicintainya jatuh ke dalam perbuatan nista..............

Pantun : Sang Penunggu Cinta.

Seharian mata berlinangan
Jernih berkaca tanpa dipaksa
Tidakkan ku buang biar berkekalan
Rasa merindu padamu hingga hujung nyawa..

Mentari masih sembunyi
Namun pasti hadir kerana janji
Esok pasti aku ternanti nanti
Keceriaanmu datang disetiap pagi.

Sendirian mengenang kisah
Senyum ceria aku dlm duka
Bagaimana hati yg aku kesah
Hilang hanya dengan sekelip mata....

Puteri cantik puteri bunian
Bersimpuh sopan dikiri
Kau sentiasa membenarkan
Kau sentiasa hadir disisi.....

Memetik daun ditaman biru
Taman larangan teratak idaman
Disini aku melepaskn rindu
Bersama saat manisnya kenangan...

hendak daun kuberi daun..
Tidakku beri tangkai yg patah
Kutetap tunggumu biar bertahun
Setia hati menanti tidakkan rebah..

Sampai syurga kumenunggu
Saat indah abadi kekal bersama
Ayu dan cantik wajah lembutmu
Dikala dikau senyum hati ceria...

Krn zikir bibir sentiasa menyebut
Tanda syukur kepada Ilahi
Kau hadir dari satu sudut
terpendam dalam tanpa kusedari...

Tuam air sedang mendidih
Kedalam bekas warna biru
Resahku jika kau sedih
Tak lena ku jika kau membisu...

Mencari bintang diwaktu subuh
Hilang menyorok kerana malu
Rasa tenang dikala hening subuh
Begitulah tenang jiwa menyayangi kamu..

Segenggam kurma di tangan
Secangkir air dimeja
Setapak tdk kuundur wahai teman
Seditik tidak kusesal jiwa....

Lenggok tari sipenari cha cha
Baju biru lengannya berbunga
Merancang itu tiada kaitan didosa
Sekadar memasang impian agar terlksna.

Asyik melihat sekawan kunang2
terbang terang sambil menyinari
Jika hilang jasad ku dr pandangan
Sematlah dalam hatimu kasihku abadi..

Kepekan mencari selasih
Sambil menjinjing bakul ditangan
Akulah teman kaulah kekasih
Dalam diam hati menaruh harapan..

Suam suam air di sudu
Cawan dipegang perlahan
Ya Tuhan aku mengadu
Rasa ini biarlah berkekalan....

Suam suam air di sudu
Duduk seorang menunggu teman
Ya Tuhan aku mengadu
Izinkan hambamu ini akhir dgn ikatan...

Suam suam air di sudu
Secangkir kopi buat Pak Su
Moga kekal kamu dlm diriku
Setia menunggu tetap menunggu...

Sekadar pantun karat...

Kata Melayu..

Wahai sahabat2...

Dijauhkan sifat syak berburuk sangka..
Agar kita menjadi suluh dalam gulita,
menjadi penawar penolak bisa,
menjadi penenang dalam duka,
menjadi penyejuk dalam derita.
menjadi penyabar dalam murka,
Tak ada beras antah dikisik,
tak ada emas bungkal diasah,
tak ada rotan akar dicarikan,
tak ada kayu jenjang ditarah.
Tak ada air hujan ditadah,
menjadi benteng dusun & kampung,
menjadi pagar teluk dan tanjung.
Karam dilaut jadi pelampung,
panas di darat jadi penaung,
basah di hilir jadi penudung.

InshaAllah.

Hebatnya Rasulullah SAW.

Kemuliaan Rasulullah saw melebihi para Rasul yang lain adalah antaranya perbicaraan Nabi Musa dengan Allah adalah di Gunung Tursina di atas muka bumi akan tetapi perbicaraan Rasulullah saw dengan Allah adalah di atas Sidratul Muntaha sebatang pohon di atas langit nun jauh di sana....

Allah menyuruh para Malaikatnya untuk SUJUD kepada Nabi Adam akan tetapi Allah dan para
Malaikatnya BERSELAWAT ke atas Rasulullah saw......

Nabi Idris diangkat ke Syurga (Wa Rofa'nahu Makanan Aliyyan) akan tetapi Rasulullah dimi'rajkan ke langit yang atas lagi dari syurgawi.......

Nabi Nuh Alaihissalam
diselamatkan dari bencana banjir yang hujannya turun dari langit sedangkan umat Rasulullah saw tiada ditimpakan BALA' BENCANA dari LANGIT.....

Nabi Sulaiman hanya dapat memahami bunyi burung sedangkan Rasulullah saw dapat berbicara dengan haiwan dalam BAHASA ARAB...

Nabi Isa Alaihissalam dapat menyembuhkan penyakit buta akan tetapi Rasulullah saw dapat memasukkan mata Sayyidina Qatadah Radiyallahu Anhu yang tersembul keluar.....

Tidak sabar rasanya kita semua untuk menatap Wajah Junjungan Mulia ini.....

Moga kami semua mendapat Syafaatmu Ya Rasulallah.....