Sekadar memberi kelainan dari hulunya...
Bilah baru Sapukal Bugis. Ada keserasian namun perlu lagi diubah suai hulunya agar lebih sesuai dan serasi pada pandangan mata.
Monday, 6 June 2016
Percubaan menukar hulu berukir dari kayu kemuning Negeri nan Seberang.
Merawat warangka/Sarung keris.
Percubaan pertama kali merawat sendiri sarung/warangka.
Bilah brojol lama jawa, hulu patah tiga di perbuat dari tanduk kerbau dan sarung jawa.
Malam Pertama Ramadhan.
Malam pertama Ramadhan dinamakan oleh baginda Rasulullah ﷺ “Malam Allah memandang hamba-Nya”. Maka sesiapa yang dipandang oleh Allah ﷻ, maka tiadalah dia akan celaka. Dan perkara ini berulang setiap kali datang Ramadhan. Dan oleh itu perlu bersedia sebelum datang malam pertama bulan Ramadhan.
Bagaimana nak bersedia untuk mendapatkan pandangan Allah ﷻ dengan zahir dan batin. Secara zahir adalah dengan mandi dan pakai pakaian yang baik. Secara batin ialah dengan hati yang bersih, tanpa rasa marah, atau penyakit hati yang lain. Kita akan menyambut Ramadhan dengan pakaian yang baik, dan hati yang bersih demi mendapatkan pandangan Allah ﷻ.
-Habib Kadzim As Saqqaf-
Ramadhan al Mubarak.
Ramadhan sudah menjelma. Gedung pahala terbesar yg Allah sediakan untuk kita semua. Namun jgn hanya berubah utk bulan Ramadhan. Sebaliknya jadikan bulan Ramadhan sebagai permulaan utk kita menjadi Mukmin yg sejati.
Start the divine season of Ramadhan with a heart filled with love and peace,
wishing that Allah forgive us for our wrongdoings. Let this 30 days of Ramadhan be the start of our repentance and enlightenment. Have a blessed Ramadhan
Dan.......
Sekarang kita semua berada di madrasah Ramadhan. Madrasah yg dihujungnya nanti menjadikan kita insan yg Bertaqwa. Dengan syarat berazam dan istiqomah dalam amar ma'ruf nahi munkar.
Should be nothing less than become taqwa. If we still as who we are right now, something not right with our Ramadhan. it's hard but it's true. Allah said in al Quran:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
O you who have believed, decreed upon you is fasting as it was decreed upon those before you that you may become righteous (taqwa).
#RamadhanKareem
#KedatanganmuDinanti.
Wednesday, 1 June 2016
Zaman Kita - Akhir Zaman
"Akhir zaman, Pakaian anak perempuan lebih menjolok mata dari pakaian anak laki laki. Anak laki walaupun berpakaian model tapi sebahagian besar badannya di tutup."
"Tapi anak perempuan sekecil ini sudah di ajar pakaian terbuka sana sini, berlubang, nipis , dan pemandangan seperti orang fasik yang buruk. Anak itu masih kecil. Kasihan tertipu. Ibu bapanya menipunya, Kelak di akhirat ibu bapa yang pertama sekali dipertanggungjawabkan."
"Apa pada hari kiamat kamu mahu mengatakan; 'Dulu dia model, Ya Allah, 'Itu bukan alasan yang tepat
untuk Allah سبحانه وتعالى? Anak sekecil ini sudah tertipu dengan dada terbuka, didepan orang ketiaknya terlihat, apa ini? kerendahan apa yang terjadi ini?"
"Kami menganjurkan lebihi pakaian putri mu sejengkal untuk menutup auratnya agar terdidik mereka untuk mengikuti Ummul mukminin , Kerana berharap putrimu melihat wajah Sayyidatina Fatimah."
"Tapi kamu pakaiankan pakaian anak kamu seperti ini. Wajah Sayyidatina Fatimah sangat mulia, Tirulah sayyidatina Fatimah. Sayyidatina fatimah berkata pada Rasulullah ﷺ. Sebaik-baik perempuan tidak dilihat laki-laki dan tidak melihat laki-laki."
"Kita ingin anak anak kita
melihat wajah sayyidatina fatimah. Aku sangat yakin jika anak anak kita
tak dapat lihat wajah sayyidatina Fatimah, sudah pasti tak dapat melihat wajah ayahnya Rasulullah ﷺ. Dan siapa yang tidak dapat melihat wajah
Sayyidatina Fatimah dan ayahnya,
Maka tidak akan masuk syurga. "
"Ketahuilah disisi Allah سبحانه وتعالى
wajah mereka sangat berharga,
dan kedudukannya tinggi di sisi
Allah سبحانه وتعالى. Tiru mereka sehingga engkau melihat mereka. Ikuti mereka sehingga kau dikumpulkan dengan mereka, Kamu meniru siapa sekarang?"
Al-Habib Umar Ben Hafidz
"Secara Kebetulan... "
"Bagaimana seseorang itu, boleh mengatakan, sesuatu itu berlaku secara kebetulan? Ini adalah perkataan orang yang tidak percaya kepada Tuhan. Sesungguhnya, setiap sesuatu yang terjadi adalah, dengan izin Tuhanmu."
Maulana Ilyas رحمه الله تعالى